Prilaku Virus dan Mutasi Selnya



salam kepada para pembaca kali ini penulis ingin mengupas artikel terkait mengapa atau sebab virus dapat berevolusi, sebagaimana diketahui bahwa virus merupakan salah satu partikel parsit terkecil yang biasnya memiliki pola ketergantungan aktif atau bisa dikatakan hidup dari sel inangnya

yang

menyediakan sumber energi (protein) bagi virus dan dari sumber tersebut meningkat dengan menginfeksi yang kemudian melakukan replikasi memperbanyak diri dalam wadah mikroorganisme (mahluk hidup) tersebut, dikarnakan virus itu sendiri dikalangan para ilmuan disebutkan bukanlah 


mikroorganisme atau mahluk hidup melainkan zat kimia sebab ia tidak dapat aktif dan berreproduksi sendiri tanpa adanya sel mikroorganisme lain yang ia manfaatkan (berreproduksi)

kemampuan lainnya 

dari sebuah partikel virus ia dapat dengan cepat melakukan adaptasi dengan perubahan-perubahan yang terjadi di lingkungan inangnya, olehnya itu tingkat mutasi yang terjadi relatif sangat tinggi sehingga memberikan dampak yang besar terhadap kehidupan mahluk hidup yang

di jadikan inangnya seperti 

contohnya virus corona yang awalnya hanya menjangkiti organisme hewan yang kemudian sel virusnya bermutasi sehingga dapat juga menjangkiti sel tubuh manusia.

sebenarnya banyak sumber teori para ahli yang menjelaskan terkait bagaimana virus tersebut berevolusi yang salah satunya memberikan 

penjelasan bahwa virus berevolusi dari protein dan asam nukleat (perlu diketahui bahwa asam nukleat dimiliki oleh setiap sel hidup termasuk sel itu sendiri...
kesimpulannya virus yang masuk kedalam sistem metabolisme tubuh merubah dan memanfaatkan seperti asam nukleat dan protein dalam sel 

untuk memperbanyak diri

selain itu evolusi atau perkembangan virus juga berhubungan dengan pola perubahan RNA dan DNA yang terkombinasi dari inang yang berbeda semisal beberapa hewan dan manusia yang terinfeksi

kandidat yang menjadi target serangan virus dalam tubuh kita yang paling 

rentan dan berbahaya adalah DNA mengigat fungsinya yang memberikan transmisi informasi genetik untuk memperbanyak sel baru yang merupakan menu utama virus untuk mereplikasi diri, kemudian ada RNA yang bertugas menghasilkan protein (sumber protein bagi virus untuk aktif dan hidup) itulah 

sebabnya ia dikatakan sebagai parasit

jadi bisa dikatakan virus adalah parasit yang memanfaatkan semua potensi tubuh inangnya untuk tumbuh dan berevolusi /mutasi, selain itu

kemampuan perubahan pada partikel virus yang menyamarkan keberadaannya sehingga sistem kekebalan tubuh tidak dapat 

mencegah dan menanggapi masalah atau perubahan yang ada pada tubuh menjadikannya sangat sulit terdeteksi secara dini (diawal menjangkiti/infeksi) ditambah kemampuannya "satu

partikel virus dapat 

menjadi kandidat untuk replikasi jutaan virus keturunannya dalam satu kali siklus ini disebabkan karena 

adanya proses replikasi DNA dari inang yang di infeksi virus

dalam skala ukuran yang sangat super kecil hanya dapat dilihat melalui alat bantu mikroskop dan virus terbesar yang pernah ditemukan oleh 

para ilmuan di tahun 1992 dengan ukuran sama dengan bakteri yang menginfeksi amuba (organisme uniseluler)

kesimpulannya bahwa mengacu juga pada teori charles darwin tentang evolusi biological yang menyatakan bahwa setiap spesies organisme mengalami pertumbuhan dan evolusi melalui seleksi 

alam dan itu juga terkait bagaimana organisme tersebut bertahan hidup, bersaing serta berrepproduksi

sehingga meskipun virus sebagai bentuk yang tidak dapat ditentukan sebagai sebuah bentuk 

mikroorganisme namun sifat sel aktif yang mereproduksi melalui inangnya menunjukkan bahwa eksistensi kehidupan virus ada meski tidak seperti organisme pada umumnya.

sekian pembahasan dari penulis semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca trima kasih.






Post a Comment

Previous Post Next Post