Dibalik Perayaan Tahun Baru




Sumber : pixabay



pada tahun 2000 sebelum masehi di era mesopotamia sebenarnya ada peradaban bangsa yang telah melakukan konsep perayaan tahun baru, namun dalam pengenalan atau penempatan waktu yang berbeda dikarnakan mereka lebih menggunakan cara


konsep perhitungan hari dan bulan dari kelender bangsa romawi yang pada dasarnya hanya memiliki 10 bulan dan bulannya dimulai dengan bulan maret, sehingga ini menjadikan 1 maret sebagai hari pertama tahun baru


sebenarnya dalam kelender tersebut ada alasan mengapa mereka menetapkan bulan maret tersebut sebagai akhir tahun dikarenakan konsep peringatan yang bersifat seremonial para kaum atau bangsa romawi


ataupun juga dengan adanya kepercayaan mereka terkait serentetan musibah yang terjadi pada bulan januari sebelum maret sehingga menjadikan bulan tersebut dihapus dalam perhitungan kelender yang mereka tetapkan,


kemudian budaya penyembah berhala flanders kebiasaan bertukar hadiah pada hari pertama tahun baru telah menjadi sebuah perayaan dan seremonial rutinitas pada perayaan tahun baru mereka waktu zaman itu.


lain halnya dengan negara eropa barat mengadopsi tahun baru 1 januari yang juga notabene berdasarkan adaptasi dari kelender gregorian yang terkenal itu, sebenarnya dalam sejarahnya


mengapa adopsi kelender gregorian ini banyak digunakan oleh negara-negara di dunia internasional seperti prancis, spanyol, polandia, jepang, turki, yunani, polandia, korea, cina, albania, rusia, mesir dan arab saudi kemudian inggris,


sebenarnya kelender ini merupakan penyempurnaan dari kelender julian dan diperkenalkan oleh paus gregorius ke 8 pada tahun 1582, kelender julian sendiri dibuat pada masa bangsa romawi dan diusulkan oleh kekaisaran julius caesar dari tingkat keakuratan perhitungan bulan dan hari tentunya


seperti perhitungan tahun khabisat atau tahun tertentu dengan syarat yang dapat dijumlahkan dengan angka empat


dalam kelender gregorian, sedangkan dalam penjumlahan harinya dalam setahun itu 365 hari


sebenarnya masih banyak jenis kelender yang ada dan dibuat berdasarkan daya kemampuan penaksiran dan perhitungan waktu dan gaya dari bumi itu sendiri oleh negara lain dan perbedaan penaksiran perhitungannya mungkin lebih jauh berbeda


dengan kelender gregorian maupun julian


sekian pembahasan dari penulis semoga bermanfaat


Post a Comment

Previous Post Next Post