Baru-Baru ini kita dikejutkan dengan media berita terkait gempa yang terjadi di negeri sakura jepang dimana dampak yang ditimbulkan sangat-sangat banyak merusak dan membuat keretakan khususnya pada jalan-jalan dan gedung-gedung disana
berhubungan dengan pristiwa bencana alam tersebut yang
menjadi sebuah pertanyaan bahwa mengapa negeri sakura sangat rentan dengan
bencana gempa bumi dan tsunami yang biasanya banyak menelan korban jiwa
berikut penulis rangkum dalam tulisan ini terkait pengaruh
yang menyebabkan terjadinya bencana seperti gempa dan sunami khususnya seperti
di negeri sakura jepang
1. Cincin Api Pasifik
Cicin Api Pasifik atau biasa juga disebut
sabuk sirkum pasifik adalah jalur yang terbentuk di sepanjang samudera pasifik
yang banyak memiliki gunung berapi aktif sehingga sering menimbulkan bencana
gempa bumi ataupun letusan gunung yang
sangat-sangat berpengaruh di daerah atau negara yang berdekatan dengan area
cincin api pasifik ini,
Seperti jepang merupakan salah satu negara
yang terbilang dekat dengan wilayah yang tinggi resiko bencana tersebut.
2. Lempeng Tektonik
Kemudian ada lempeng tektonik faktor ini
merupakan salah satu yang menyebabkan banyaknya terjadi pristiwa Seismik dan
Vulkanik di daerah negeri sakura, membuat resiko terjadinya gempa yang sangat
tinggi.
3. Gempa Bawah Laut
Gempa bawah laut yang kuat rentan memicu
terjadinya bencana tsunami ini lagi-lagi berhubungan dengan cincin api pasifik
dan lempeng tektonik yang dilalui oleh negeri jepang dan daerah lainnya yang
melewati jalurnya.
Kesimpulannya letak geografis dari negeri seperti jepang memang sangat dekat dengan daerah dengan potensi gempa atau pemicu sunami tersebut sehingga tidak dipungkiri frekuensi terjadinya itu sangat sering, bahkan dalam sejarahnya pada bulan maret tahun 2011 lalu
Menjadi salah satu sejarah sunami terganas
dengan ketinggian gelombang mencapai 55.88 meter dengan kerusakan yang sangat
parah di jepang.
Terkait dengan hal tersebut sehingga pihak jepang
mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi kedepannya dengan salah
satunya mengeluarkan aturan tentang pembatasan bangunan dan menghimbau,
untuk system peringatan dini kepada masyarakat yang tentunya hal ini untuk mengurangi dampak kerusakan yang akan ditimbulkan Jika terjadi bencana gempa bumi ataupun sunami.
Post a Comment