Serangan Penyakit Kawasaki Ditengah Epidemi Korona




Salam dari penulis, kali ini penulis ingin membahas terkait penyakit kawasaki yang diberitakan muncul ditengah epidemi korona di daerah bagian new york city amerika serikat yang menyerang beberapa anak-anak yang berusia 6 dan 5 tahun kebawah, adapun penyakit ini


ditandai dengan serangan peradangan pada teggorokan atau gangguan pernafasan, mata dan bibir memerah,  hingga demam dan bahkan sampai terdapat ruam atau semacam kulit melepuh dan ini


terjadi pada fase pertama gejala dan akan terus berlanjut pada fase kedua yakni terasa sakit dan yeri pada bagian perut, dimana


menurut dokter anak dinegeri itu, bahwa hal ini merupakan kondisi peradangan yang memang langka terjadi pada anak dan pada 


kondisi tersebut biasanya pasien memerlukan tekanan darah dan fentilasi mekanik, disebutkan oleh departermen kesehatan kota new york city, selain itu komplikasi yang sangat beresiko adalah pada


anak yang memiliki penyakit jantung dikarnakan terkait peradangan pada pembulu darah yang juga diakibatkan oleh penyakit ini. 


kekhawatiran lainnya timbul yaitu mengkaitkan hubungan penyakit ini dengan penyebaran virus corona yang terjadi, dan meskipun belum terdapat laporan yang menunjukkan kondisi kritis pada pasien akibat penyakit misterius ini,


ada banyak anggapan lain yang bermunculan di kalangan para ahli dua diantaranya mengatakan bahwa adanya keraguan terhadap hubungan diantara penyakit kawasaki dan virus covid-19 tersebut


disisi lain ada pula yang menyebutkan bahwa gejala peradangan aneh yang terjadi pada anak tersebut bukan gejala yang ditimbulkan dari serangan penyakit kawasaki seperti yang di sebutkan,


adapun fakta yang mengejutkan bahwa penyakit kawasaki ini dikatakan adalah wabah yang belum diketahui penyebabnya sehingga masih menjadi objek penelitian para pakar dan ahli penyakit anak.


dalam penanganannya sendiri oleh pihak ahli kesehatan menyebutkan bahwa untuk saat sekarang ini mereka hanya menggunakan aspirin dan (IVIG) antibodi yang disuntikkan ke pembuluh darah namun dengan dosis yang disarankan oleh dokter dan ahli kesehatan anak.


fakta lainnya bahwa penyakit ini tidak bersifat menular dari orang ke orang namun belum diketahui sebab cara kerja wabah tersebut menginfeksi manusia (anak).


kesimpulannya bahwa kesehatan dan imunitas atau kekebalan tubuh seperti pada anak memang relatif stabil atau kuat namun pada kondisi kekurangan zat yang merupakan kebutuhan antibodi seperti vitamin c dan lainnya akan membuka peluang bakteri atau virus menyerang pada tubuh manusia


sekian artikel dari penulis semoga memberikan informasi bagi pembaca sekian teria kasih.

Post a Comment

Previous Post Next Post