Negara Dengan Kota Yang Memiliki Udara Yang Paling Berpolusi

Tinggal disebuah daerah perkotaan yang penuh dengan kesesakan dan keruwetan hiruk-pikuk keadaannya tentunya sangat jauh dari kesan kota yang sehat terlebih kondisi udara yang biasanya


sangat tidak sehat bagi tubuh manusia, lalu lalang kendaraan asap emisi yang dihasilkan ditambah dengan bau tak sedap dan terkadang juga kiriman asap yang dihasilkan pabrik-pabrik di daerah


perkotaan sangat tidak bersahabat, seperti yang diketahui bahwa polusi udara umumnya banyak membawa resiko terkena penyakit asma kronis atau penyakit koronis pernafasan lainnya bahkan


dapat menyebabkan kematian pada tingkat berbahaya  bila tak di hiraukan, masalah gangguan pada kesehatan yang berkepanjangan akan terjadi apabila tinggal di lingkungan yang penuh dengan polusi


udara terlebih polusi yang mengandung zat kimia dengan potensi beracun bagi mahluk hidup

jika seseorang secara terus menerus menghirup udara yang mengandung polusi dan zat kimia beracun


maka akan menanggung resiko penyakit kronis berikut penulis merangkum beberapa negara di dunia yang memiliki tingkat polusi udara yang parah


1. Tianying, China



Di daerah tianying polusi udara yang terkontaminasi disebabkan oleh adanya tambang ilegal yang beroperasi yang mengakibatkan udara yang tercemar, hingga jarak pandang yang tertutupi oleh kabut


asap udara dan debu, sebanyak 140.000 orang menghirup udara debu dan udara yang terkontaminasi bahan kimia setiap harinya, banyak masyarakat yang menderita keracunan di dalam kota dan dikabarkan


penduduk rata-rata menderita masalah pada pendengaran dan penglihatan, sakit perut dan kerusakan pada paru-paru, gagal ginjal dan juga bahkan berpengaruh pada kesehatan fungsi otak, daerah tianying merupakan kota terparah di cina dengan tingkat polusi udara yang parah.


2. Chernobyl, Ukraina




Daerah Chernobyl pernah mengalami bencana kekeacauan akibat nuklir pada tahun 1986 ketika itu tempat industri pengembangan nuklir terjadi kecelakaan hingga melelehkan reaktor nuklir yang


sangat kuat yang akhirnya radiasi nuklir yang lepas mencemari udara di chernobyl secara massif dan membahayakan setiap mahluk hidup yang ada disekitarnya hingga jarak 19 mill partikel kimia tersebut


berbaur di udaranya dengan kandungan zat uranium, plutonium dan cesium-137, sejak kejadian tersebut terjadi sebanyak 4000 kasus seranga kangker thyroid menjangkiti anak-anak dan remaja


disana hingga bertahun-tahun penduduk disekitar belarus ukrania dan rusia masih menghirup udara berbahaya tersebut, dengan resiko terserang penyakit pernafasan, kulit dan cacat pada kelahiran.


3. Mongolia



Di daerah kota mongolia udara memiliki kualitas yang sangat memperihatinkan, dimana kualitas udaranya 6 - 7 kali lebih rendah dari standar kesehatan internasional (segi kebersihan udara) ini


ditandai dengan rentannya penyakit pada bagian pernafasan yang di derita para penduduknya, diberitakan bahwa kandungan racun yang dihasilkan oleh pembakaran kayu dan batu bara dari industri industri yang ada ditambah debu gurun yang sering terjadi.


4. Delhi, Kanpur, Sukirda di India




WHO disingkat world health organization telah memberikan pringkat paling buruk teratas terhadap kualitas kesehatan udara india khususnya di delhi, peringkat ini diberikan sebab di kota delhi ini


polusi yang terjadi telah mengakibatkan kematian orang sekitar 15 juta penduduk setiap tahunnya, frekuensi kematian yang luar biasa dan mencegangkan, penyakit pernafasan yang kronis, polusi dari


emisi kendaraan menjadi penyebab utama rusaknya kualitas udara ditambah dengan maraknya penggunaan generator disel, polusi udara tersebut semakin parah dan menyebabkan penyakit kronis lainnya.


5. Louisville, Kentucky




Terdapat pusat pengembangan bahan kimia di daerah lembah louisville dan di bagian selatan kota sesak dengan karbon monoksida yang berlebihan yang disebabkan oleh penggunaan kendaraan dan


limbah sampah beracun dari pabrik-pabrik industri bahan kimia (power plant) kesemua hal ini mengakibatkan resiko bagi masyarakat louisville kerentanan terhadap penyakit asma dan paru-paru


sampai mengakibbatkan tingginya angka persentase terkena penyakit jantung dan stroke.


6. Norilsk, Rusia 



Sebuah kota di rusia yang menderita epidemik akibat polusi udara, bagaimana tidak masyarakatnya emnghirup udara sulfur dioksida, nikel, tembaga, kota tersebut sangat berpolusi dan dengan estimasi


15 % rata-rata peluang hidup bagi anak dengan penyakit pernafasan, kehidupan di negara ini penuh dengan resiko kesehatan seperti kangker paru-paru, gangguan pada kehamilan dan gangguan sistem pencernaan tubuh.


7. Los Angeles



Kualitas Udara di kota ini juga tak lepas dengan polusi udara apalagi disebabkan dengan banyaknya kendaraan dan juga limbah beracun imbas dari perdagangan di dermaga, debu dan partikel senyawa


jahat yang setiap hari dihirup, walau pihak pemerhati kota los angeles telah berupaya mengurangi dampak polusi udara disana tetap masih berpotensi bahaya bagi kesehatan masyarakat


8. London, England



Kota london dengan kemegahan dan gemerlapnya juga tak lepas dari polusi udara bahkan udaranya mengandung partikel gas NO-2 yang berasal dari mesin disel dan sistem mesin pemanas, konstruksi


dan sebagainya, menyebabkan 9.500 orang meninggal pertahunnya karna polusi udara yang parah terjadi.


9 La Oraya, Peru



Adalah lokasi daerah tambang di peru dimana di daerah itu udara terkontaminasi dengan zat sulfur hasil dari pembuangan industri barang tembaga dan zinc, alhasil zat beracun tersebut memberi efek


pertumbuhan fisik dan mental anak-anak dan remaja di la oraya, diperkirakan 35.000 orang telah terinfeksi racun tersebut melalui udara dan menjadikan permasalahan kesehatan penduduk yang berkepanjangan.


10. Peshawar, Pakistan



Sama halnya dengan negara lainnya peshawar menduduki posisi kedua negara dengan tingkat polusi udara terburuk di dunia yang disebabkan racun kimia dari industri, gas emisi dan lainnya yang


mengakibatkan penduduknya menderita penyakit paru-paru, masalah pernafasan, penyakit jantung bahkan hujan asam karna tingkat polusi yang tinggi.


11. Santiago, Chile



Polusi udara di santiago chile tak kalah parahnya menyebabkan kekacauan penyakit influensa total di tahun 2015 lalu tak lain disebabkan oleh pembuangan zat kimia industri- industri yang mengkontaminasi udara sekitar ( zat sulfur dan nitrogen oksida ).


12. Cincinati, Ohio


Di kota ini polusi udara juga terjadi dengan penyebab utamanya yakni kendaraan sekitar 164.000 orang dengan kasus penyakit bagian fungsi hati dan peredaran darah, pihak departermen pengendali


kualitas udara telah berupaya mengurangi penggunaan kendaraan dan pembakaran zat bahan bakar minyak.


13.  Tehran, Iran




Adalah kota dengan polusi penduduk yang padat tetapi memiliki kualitas udara yang buruk, bahan racun kimia yang mengkontaminasi udara sebahagian besar bersumber dari airport ( landasan pesawat ) dengan frekuensi jadwal penerbangan yang cukup tinggi.


14. Doha, Qatar



Kota doha dapat dilihat sebagai kota yang memiliki rasio konstruksi yang tinggi dan menjadi salah satu penyebab polusi udara, peredaran sirkulasi senyawa organik dan logam memicu level


kontaminasi racun kimia di udara makin menghawatirkan hingga mampu menyebabkan kangker paru paru dan infeksi pada pernafasan.


15.  Mexico City, Mexico




Sebagai salah satu kota yang dalam sejarahnya di kenal dengan kota yang bersih dengan udaranya yang segar dan dengan satu generasi penduduknya berubah total menjadi kota yang berudara kotor


dan berbahaya dengan kualitas bahan bakar yang rendah dan volume kendaraan yang cukup tinggi menjadikannya negara yang sangat berpolusi udara.


16.  Port Au Prince, Haiti




Kota haiti yang telah mencapai level ekstrem dalam polusi udaranya sejak tahun 2013 lalu, pembakaran sampah, mesin diesel, penggunaan batu bara dan peningkatan jumlah kendaraan menjadi


sebab menaiknya rasio terjangkit penyakit hati, kangker paru-paru dan kerentanan kondisi pertumbuhan anak-anak


17.  Pittsburgh Pennsylvania




Kota Pittsburgh boleh jadi telah meningkatkan kualitas kebersihan udaranya namun belumlah maksimal dikarnakan masih banyak penduduknya yang terserang penyakit asma, penyakit fungsi hati, dan peredaran darah yang disebabkan polusi udara tersebut.


18.  Visalia, California




Visalia adalah kota ke tiga dari california yang terletak di dekat bakersfiel, kota ini adalah tempat dari para industri pembakaran batu bara yang mengeluarkan gas kimia beracun di udara hingga membuat masyarakatnya rentan dengan penyakit paru-paru dan asma yang kronis.


19.  Sao Paulo, Brazil




Kota dengan tingkat kemungkinan  kematian penduduknya sangat tinggi terlebih disebabkan oleh polusi udara yang terjadi khususnya penularan penyakit pernafasan yang disebabkan oleh udara yang


kotor dan beracun, peredaran zat karbon monoksida yang setiap hari mengancam kesehatan masyarakat berazil khususnya anak-anak.


20.  Dhaka. Bangladesh 




Kota dhaka diperkirankan menyebabkan 220 juta kasus menjangkit penyakit pernafasan setiap tahunnya, udara di kota tersebut terparah tingkat polusinya secara global dan menderita dari tahun ke


tahun hingga pihak pemerintah melepas 9,8 juta ton gas greenhouse ke atmosfir setap tahunnya untuk menetralisir kandungan racun dan senyawa berbahaya di udara.


21. Cairo, Egypt




Kota Kairo menderita beberapa masalah terkait Polusi udaranya, dengan adanya pembakaran sampah, industri-industri dan transportasi kendaraan gas emisi yang kesemuanya mengkontaminasi udara


dengan zat racun kimia, hidrokarbon, senyawa logam menyebabkan rentan penyakit kangker, dan infeksi pernafasan.


22.  Beijing, China




Polusi udara yang terjadi di china khususnya beijing mencapai tingkat berbahaya ini disebabkan juga penggunaan energi yang kebanyakan bersumber dari proses pembakaran minyak fosil serta karbon


emisi, kabut asap serta senyawa beracun yang sangat parah dan beresiko dan merupakan ancaman kematian dini pada usia anak-anak,penyakit fungsi hati dan radang paru-paru merupakan ancaman tersebut.


Kesimpulannya...

Kerusakan lingkungan yang terjadi ataupun itu polusi udara juga dikarnakan ulah tangan manusia itu


sendiri, maka kembali pada diri manusia apakah ia masih peduli pada lingkungannya atau malah tak menghiraukan alam demi mengejar tujuan yang bersifat materia atau obsesi..wasalam..


Post a Comment

Previous Post Next Post