Alamak... Dua Remaja Tersesat di Pekuburan Bawah Tanah Kota Paris Selama 3 Hari...





Diberitakan bahwa dua orang anak remaja diparis menghilang ini disebabkan keduanya mengalami keadaan yang tak biasanya dimana mereka terjebak atau tersesat didalam sebuah pekuburan bawah


tanah yang merupakan terowongan catacomb kota paris, dimana terowonggan tersebut diisi oleh kurang lebih 6 juta tulang tengkorak manusia




kedua remaja tersebut berhasil diselamatkan oleh pihak keamanan setempat, kedua remaja tersebut 16 dan 17 tahun ditemukan setelah dilakukannya pencaharian oleh regu penyelamat dengan


menggunakan anjing pelacak jejak yang telah disiagakan, dikabarkan keduanya tersesat dan tak mengetahui arah untuk keluar


selama 3 hari, adapun ukuran catacomb (terowongan) tersebut diperkirakan memiliki panjang 150 mil dengan banyak cabang terowongan dan ruangan yang sempit dan gelap, suhu mencapai 59 drajat


farenheit sehingga tak jarang oranng yang masuk kedalamnya dapat tersesat, terowongan ini lumayan seram bagaimana tidak dipenuhi kerangka manusia hampir disetiap sudutnya hingga pantas dijuluki lorong kematian




sebenarnya memasuki kompleks pekuburan bawah tanah tersubut merupakan perbuatan ilegal di paris diluar waktu berkunjung atau wisata, namun catacomb ini sangat marrak di kalangan remaja disana


sehingga tak jarang banyak remaja yang mencoba masuk tanpa dikawal oleh penjaga atau orang dewasa


sebenarnya catacomb ini dibuat adalah sebagai upaya di negeri itu dalam mengatasi masalah pekuburan kota yang meluap pada waktu itu disamping itu kota paris dulunya banyak terdapat ruang


bawah tanah dikarenakan adanya eksploitasi tambang yang terjadi sehingga menyisakan ruang ruang kosong dibawah tanah


pada awalnya catacom ini difungsikan hanya sebatas tempat penyimpanan tulang belulang manusia yang tidak teratur dengan baik sehingga tampak seperti pekuburan massal bawah tanah, namun


seiring waktu pada tahun 1810 melalui layanan inspeksi tambang melakukan renovasi dimana menyusun tulang belulang manusia itu menjadi sebuah arsitektur


yang menghiasi setiap ruanggnya sehingga tempat itu menjadi sebuah tempat selain kunjungan makam juga sebagai obyek wisata yang banyak dikunjungi orang dari berbagai daerah dalam,


sebenarnya tempat itu pernah tidak dipublikasikan atau ditutup dikarenakan adanya larangan memperlihatkan mayat atau kerangka manusia pada publik


namun pada akhirnya dibuka kembali pada tahun 2009 dan menjadi salah satu objek wisata dunia 

Post a Comment

Previous Post Next Post